Celoteh Sang Bocah
ku sandarkan diriku yang lemah pada kursi tua yang usang
ditemani secangkir kopi yang penuh ampas kehidupan
kutarik nafas perlahan -lahan
dan kunikmati aroma kopi arabica yang nikmat
ku hidupkan kotak usang yang penuh dengan semut
penuh dengan kebohongan dunia
aku bergumam dalam hati
ah...paling-paling berita korupsi
anak-anak jalanan mengemis
ibu-ibu menjual anaknya
dan sang bapa merampok.. membunuh
demi sesuap nasi
yang ntah kapan kan habis
dan akhirnya berbuat dusta kembali
pada dirinya dan pada sang penguasa setiap insan
ku muak melihat indonesia seperti ini
aku muak...
perlahan sang semut pun mulai hilang ,dan ku berharap tangisan ibu pertiwi tak lagi kudengar.
.bmp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar