Senin, 11 Januari 2010

Sajak

Celoteh Sang Bocah

ku sandarkan diriku yang lemah pada kursi tua yang usang

ditemani secangkir kopi yang penuh ampas kehidupan

kutarik nafas perlahan -lahan

dan kunikmati aroma kopi arabica yang nikmat

ku hidupkan kotak usang yang penuh dengan semut

penuh dengan kebohongan dunia

aku bergumam dalam hati

ah...paling-paling berita korupsi

anak-anak jalanan mengemis

ibu-ibu menjual anaknya

dan sang bapa merampok.. membunuh

demi sesuap nasi

yang ntah kapan kan habis

dan akhirnya berbuat dusta kembali

pada dirinya dan pada sang penguasa setiap insan

ku muak melihat indonesia seperti ini

aku muak...

perlahan sang semut pun mulai hilang ,dan ku berharap tangisan ibu pertiwi tak lagi kudengar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar